TRANSLATE

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified

BAGI-BAGI INFORMASI

Pengertian Komputer dan Macam- Macam Komputer


                  Alat bantu bagi manusia untuk menyelesaikan pekerjaannya. Perangkat elektronik yang dapat dipakai untuk mengolah data dengan perantaraan sekumpulan program dan mampu memberikan informasi dari hasil pengolahan tersebut. Dalam bahasa indonesia sering ditulis dengan komputer. Istilah Computer berasal dari kata Compute, yang berarti menghitung. Artinya, setiap proses yang dilaksanakan oleh komputer merupakan proses matematika hitungan. Jadi apapun yang dilakukan oleh komputer, baik penampakan pada layar monitor, suara, gambar, dll. diolah sedemikian rupa dari perhitungan secara elektronik.

                 Komputer adalah hasil dari kemajuan teknologi elektronika dan informatika yang berfungsi sebagai alat bantu untuk menulis, menggambar, menyunting gambar atau foto, membuat animasi, mengoperasikan program analisis ilmiah, simulasi dan untuk kontrol peralatan. Bentuk komputer yang dulu cukup besar untuk mengoperasikan sebuah program, sekarang berbentuk kecil dengan kemampuan mengoperasikan program yang beragam. Perlengkapan elektronik (hardware) dan program (perangkat lunak/software) telah menjadikan sebuah komputer menjadi benda yang berguna. Sebuah komputer yang hanya memiliki perlengkapan elektronik saja atau software saja tidak akan berfungsi. 

                  Dengan ada keduanya maka komputer dapat berfungsi menjadi alat yang berguna. Sistem komputer juga dapat dikembangkan untuk mengontrol peralatan mesin produksi ataupun peralatan rumah tangga. Dengan menambah rangkaian elektronik buatannya, maka komputer biasa bisa dipergunakan untuk mengendalikan peralatan-peralatan industri dan rumah tangga. Adanya kecenderungan pemanfaatan komputer untuk kontrol seperti ini dengan dukungan teknologi chip IC telah memungkinkan orang membuat robot kecil yang berguna seperti robot kendaraan yang dipergunakan dalam misi ruang angkasa.

Berdasarkan data yang diolahnya, komputer terdiri dari:

Berdasarkan penggunaannya, komputer dibagi menjadi:

Berdasarkan skala kemampuannya, komputer dibagi menjadi:

Klasifikasi komputer terbagi atas tujuh, yaitu:

Menjadi Pengusaha Taat Peraturan


SYARAT-STARAT TDP (TANDA DAFTAR PERUSAHAAN)
1.  Formulir diisi dan di Foto copy 2X
2.  Foto copy Akta Perusahaan/Akta Perubahan.
3. Foto copy dan asli pengesahan dari kehakiman/pengadilan untuk CV dan FIRMA/keterangan notaris + Bukti FIAN/PNBP.
4.  Foto copy SIUP/izin lainnya.
5.  Foto copy NPWP
6.  Foto copy KTP Dirut
7.  Foto copy Domisili Perusahaan
8.  TDP asli bagi perpanjangan.

SYARAT-STARAT SIUP (SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN)
1.  Foto copy Akta Pendirian Perusahaan yang dibuat di Notaris
2.  Foto copy pengesahan dari DEPKEH/tanda terima dari DEPKEH bahwa pengesahan dalam proses/dari pengadilan negeri.
3.  Foto copy Domisili Perusahaan dari kelurahan yang yang diketahui camat/dari pengelola gedung perkantoran/pusat perbelanjaan.
4.  Foto copy UU Gangguan (HO) bagi perusahaan yang kegiatannya menggangu lingkungan.
5.  Foto copy NPWP
6.  Foto copy KTP Dirut
7.  Foto copy NPWP
8.  Pernyataan tidak melakukan comodity future trading
9.  SIUP asli apabila ada perubahan
10.Pernyataan belum memiliki SIUP
11.Penyerapan tenaga kerja
12.Surat kuasa untuk mengurus SIUP apabila diwakilkan.

PERHITUNGAN AKURASI SARAN TEMBAK

MOA atau Minute of Arc atau arc minute merupakan standar perhitungan ketepatan menembak yang diterapkan dalam angkatan bersenjata, kepolisian maupun olahraga menembak di Amerika Serikat.  MOA ini juga digunakan oleh para petembak runduk dalam menghitung prakiraan ketepatan dalam pembidikan target.
Standar satuan penghitungan menggunakan standar terminology ilmu pasti yaitu derajat, menit (′), dan detik (″). MOA merupakan satuan dari ukuran angular/sudut pada busur lingkaran (angular measurement), setara dengan seperenampuluh (1/60) dari satu derajat. Satu derajat didefinisikan sebagai satu per tigaratus enampuluh (1/360) dari sebuah lingkaran, 1 MOA sama dengan 1/21600 dari jumlah busur dalam lingkaran, atau (Ï€/10800) radian.
Digunakan pada medan dimana diperlukan satuan hitungan untuk mengekspresikan hitungan yang sangat kecil dari busur, seperti pada astronomi. Simbol SI untuk menandai menit arc atau arcminute adalah prime atau satu tanda koma diatas (′) (U+2032, & prime), atau dalam ASCII code digunakan satu tanda baca koma diatas (') (U+0027). Satu arcminute ditulis sebagai 1′. Juga pengertian arcmin atau amin atau, setidaknya, dengan circumflex /tanda koma diatas ( ).
Sub-divisi dari MOA adalah arcsecond (detik). Satu arcminute (menit) sama dengan 60 arcsecond (detik). Penandaannya dengan dua koma diatas (″) (U+2033).
Kegunaan Pada Senjata
Unit ini umum didapati dalam industri persenjataan dan literatur, terutama yang berhubungan dengan ukuran keakuratan senapan. Populer karena 1 MOA digambarkan kira-kira 1 inci pada 100 yard, jarak tradisional pada penjarakan target. Penembak dengan mudah menyetel alat bidiknya dengan mengukur jarak dalam inci pada lubang peluru yang diakibatkan oleh perkenaan peluru (impact point), dan menyetel pembidik dimana banyak MOA pada arah berlawanan.  Kebanyakan pembidik sasaran dirancang untuk jarak jauh di setel dalam seperempat (¼) atau seperdelapan (⅛) MOA "clicks". Seperdelapan MOA sama dengan sekitar seperdelapan  inci pada jarak 100 yard atau satu inci pada 800 yard.
Kalkulasi fisik sama dengan jarak yang setara dengan satu menit busur dapat dilakukan dengan persamaan: jarak persamaan = 2*tan(MOA ∙ Ï€/21600)*jarak. Dalam contoh yang diberikan dan pengganti 3600 inci untuk 100 yards, 2*tan(1 MOA∙ Ï€∕21600 )∙ 3600 inci = 1.04719756 inci.
Terkadang, akurasi senjata diukur dalam MOA. Hal ini memudahkan kondisi ideal, senjata mampu memproduksi secara berulang sekelompok penembakan dalam satu lingkaran, diameter dihitung dengan jumlah busur. (misalnya: "1 MOA rifle" akan mampu, dalam kondisi ideal dan terkunci dalam arah sasaran (vise) penembakan  1-inci grup pada jarak 100 yard,  "2 MOA rifle",  2-inci grup pada jarak 100 yards, dst.) Namun demikian, penampilan ideal pada laboratorium balistik sering berbeda dengan hasil didunia nyata. Pabrik senapan dan majalah senjata sering menyesatkan dalam menarik minat pembaca mengenai MOA senjatanya, term yang umum saat ini adalah "Sub-MOA", artinya penembakan dibawah 1 MOA. Ini sering berlebih pada grup tunggal dibandingkan rata-rata agar senjata mereka terdengar baik, dan sering melupakan faktor lain seperti recoil senapan (secara umum, hasil tembakan kurang akurat dengan senjata yang memiliki recoil tinggi disbanding senjata dengan recoil rendah).
Kartographi Minutes of angle (dan sub-unit-nya, seconds of angle atau SOA - setara dengan seper-enampuluh dari MOA) juga digunakan dalam kartographi dan navigasi. Pada tingkat ketinggian air laut(sea level), sudut satu menit (sekitar lingkaran besar seperti katulistiwa atau meridian) setara dengan sekitar 1,15 mil atau 1.86 km, sekitar satu mil laut (kira-kira, karena permukaan bumi agak sedikit dempak pada ujungnya).
Tingkat akurasi ini secara kasar diterjemahkan kedalam varian dari titik perkenaan peluru misalnya 8 inci pada jarak 800 yard, dimana diperhitungkan pada posisi tersebut efek mematikan pada manusia sudah memadai. Tingkat akurasi untuk senapan polisi dicanagkan pada 1,5 MOA sampai yang tertinggi 0,5 MOA atau terkadang sampai 0,25 MOA (dengan biaya yang lebih tinggi). Daftar jenis akurasi berikut dapat dijadikan sebagai perbandingan:
• Pistol biasa kemungkinan memiliki tingkat akurasi  antara 15 MOA dan 30 MOA.
• Pistol high end memiliki kemampuan penembakan 4 MOA.
• Senapan serbu militer biasanya memiliki kemampuan antara 3 MOA dan 6 MOA.
• Senapan semi-otomatis sipil dan polisi keakuratan kurang dari 1 MOA sampai 4 MOA.
• Senapan berburu memiliki keakuratan 0.5 sampai 3 MOA.
• Senapan runduk standar militer 0,5 sampai 2 MOA
• Senapan runduk polisi 0,25 sampai 1,5 MOA
• Senapan tembak target (kompetisi) 0.1 MOA atau lebih tinggi lagi
• Senapan untuk pengujian amunisi memiliki tingkat keakuratan yang paling tinggi dan dilengkapi dengan peralatan komputer untuk mengukur keakuratan.
Jarak maksimum efektif
Senapan runduk militer yang populer (banyak digunakan oleh kalangan militer) adalah kaliber .30 seperti 7,76x51mm NATO (.308 Winchester) dan 7,62x54 R.  Keahlian penembak akan sangat menentukan hasil yang dicapai untuk jarak maksimum yang efektif.
Pada senapan runduk militer dewasa ini terdapat tendensi bahwa penembakan dengan amunisi kaliber besar akan memiliki jarak efektif yang lebih jauh, misalkan kaliber .338 Lapua dan .50 BMG. Perkiraan jarak maksimum efektif dari amunisi umum saat digunakan pada senapan runduk:
Amunisi   Jarak efektif maksimum 5,56x45mm NATO  400-600 meter.243 Winchester  600 meter 7,62x51mm NATO  800-1000 meter 7,62x54R  900-1100 meter .300 Winchester Magnum 900-1100 meter .338 Lapua  1300-1600 meter .50 BMG   1500-2000 meter
Untuk target manusia dalam penembak runduk, petembak tidak membidik pada ujud manusianya, tetapi pada bidang lingkaran target. Bidang yang berhubungan dengan jarak, akurasi, dan lingkaran target, dengan memperhitungkan:
• Lingkaran target (inci) x akurasi MOA = Jarak dalam meter
• Jarak dalam meter / akurasi MOA =  Lingkaran target dalam inci
Target senapan mesin
Lingkaran target umumnya berdiameter 8 inci, digambarkan sebagai lingkaran wilayah vital dari wilayah bahu manusia. Untuk kebanyakan petembak runduk memiliki kemampuan 1 akurasi MOA, jarak efektif maksimum (jarak dimana titik perkenaan peluru terjamin untuk berada diwilayah lingkaran 8 inci pada tembakan pertama) sekitar 800 meter.
Sebaliknya, penggunaan senapan mesin dengan amunisi yang sama dengan akurasi rendah hanya 6 MOA akan memiliki jarak efektif maksimum sampai sekitar 1.100 meter. Pada jarak tersebut dan keakuratannya, senapan mesin memiliki lingkaran bidang sasaran yang lebih besar sekitar 6 inci. Lingkaran target senapan mesin menjadi lebih besar karena jumlah penembakan yang dapat dilakukan lebih banyak, dengan penembakan secara acak dan berkelanjutan akan mendapatkan hasil perkenaan pada target didalam lingkaran bidiknya.
Catatan : semakin kecil MOA semakit akurat sasaran tembak dari senjata itu

KOTA PADANG DAN KELEBIHAN YANG DIMILIKI

Geografi
Kota Padang terletak di pantai barat pulau Sumatra dan berada antara 0°44’00″ – 1°08’35″ LS serta antara 100°05’05″ – 100°34’09″ BT. Menurut PP No. 17 Tahun 1980, Luas Keseluruhan Kota Padang adalah 694,96 km²; atau setara dengan 1,65 persen dari luas Provinsi Sumatera Barat. Dari luas tersebut lebih dari 60% nya yaitu ± 434,63 km² merupakan daerah perbukitan yang ditutupi hutan lindung, baru selebihnya merupakan daerah efektif perkotaan. Kota Padang memiliki garis pantai sepanjang 84 km dan pulau kecil sebanyak 19 buah diantaranya yaitu Pulau Sikuai di Kecamatan Bungus Teluk Kabung seluas 38,6 km², Pulau Toran di kecamatan Padang Selatan seluas 25 km², dan Pulau Pisang Gadang seluas 21,12 km² juga di Kecamatan Padang Selatan. Daerah perbukitan membentang dibagian timur dan selatan kota. Bukit-bukit yang terkenal di Kota Padang antara lain, Bukit Lampu, Gunung Padang, Bukit Gado-Gado, Bukit Pegambiran, dll Wilayah daratan Kota Padang ketinggiannya sangat bervariasi, yaitu antara 0 m sampai 1.853 m di atas permukaan laut dengan daerah tertinggi adalah Kecamatan Lubuk Kilangan. Kota Padang memiliki banyak sungai, yaitu 5 sungai besar dan 16 sungai kecil, dengan sungai terpanjang yaitu Sungai Batang Kandis sepanjang 20 km. Tingkat curah hujan Kota Padang mencapai rata-rata 405,58 mm per bulan dengan rata-rata hari hujan 17 hari per bulan pada tahun 2003. suhu udaranya cukup tinggi yaitu antara 23°-32° C pada siang hari dan pada malam hari adalah antara 22°-28° C. Kelembabannya berkisar antara 78-81%.
Sejarah
Kota Padang berawal dari pemukiman di tepi air, tepatnya di muara Sungai Batang Arau ke Samudera Hindia. Pada waktu itu Padang merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. Penduduk pada waktu itu terdiri atas orang-orang Rupit dan Tirau (Non Minangkabau). Mereka bekerja sebagai nelayan mengarungi samudera dengan kapal-kapal kecil mereka yang disandarkan di bibir muara. Pada abad ke–14 (1340-1375) Kota Padang dikenal sebagai kampung nelayan dengan sebutan Kampung Batung yang diperintah oleh Penghulu Delapan Suku. Tidak ada data yang pasti siapa yang memberi nama kota ini Padang. Yang jelas sejak kedatangan Bangsa Belanda ke kota ini, penduduknya sudah cukup banyak dengan bermukim disepanjang Sungai Batang Arau. Diperkirakan Kota Padang pada zaman dahulu berupa sebuah dataran atau padang yang sangat luas yang ditumbuhi semak-semak kecil, rumput-rumput, lalang, sikejut dan sebagainya. Oleh sebab itu orang-orang yang datang pertama kali memberi nama kota ini Padang.
Setelah berabad-abad dikuasai Kerajaan Pagarruyung (Minangkabau), pada abad ke-16 Daerah Pesisir Minangkabau termasuk Padang diserahkan oleh Besar Empat Balai (Majelis tertinggi di Kerajaan Minangkabau) kepada Kerajaan Aceh untuk membayar kesalahan raja Minangkabau pada raja Aceh. Pada abad ke-17 Kota Padang berhasil ditemukan VOC (Vereenigde Oost Indische Compagnie). Karena memiliki muara yang bagus dan besar VOC pun tertarik untuk membangun pelabuhan yang besar di Padang. Pada tahun 1667 VOC mendapat izin dari penghulu “Orang Kayo Kaciak” mendirikan Loji pertamanya di Padang. Izin ini diberikan sebagai imbalan kepada VOC yang telah membantu penduduk setempat membebaskan diri dari kekuasaan Kerajaan Aceh. Pendirian Loji ini memulai babak Penjajahan Barat di Kota Padang.
VOC lalu membangun Padang sebagai kota pelabuhan dan pemukiman baru. Kota Padang pun tumbuh menjadi kota bandar pelabuhan dan perdagangan yang ramai di pantai barat Sumatera. Bercongkolnya VOC di Kota Padang membuat masyarakat sekitar marah. Pada 7 Agustus 1669 merupakan puncak pergolakan masyarakat Pauh dan Koto Tangah melawan Belanda. Loji-loji Belanda di Muaro, Padang berhasil dikuasai. Peristiwa tersebut diabadikan sebagai tahun lahir Kota Padang. Namun kemudian pergolakan itu berhasil dilemahkan VOC.
Pada 31 Desember 1799 seluruh kekuasaan VOC diambil alih pemerintah Belanda dengan membentuk pemerintah kolonial. Kota Padang dijadikan pusat kedudukan Residen dan pusat pemerintahan wilayah Gouvernement Sumatra’s Westkust yang meliputi Sumatera Barat dan Tapanuli.
Pada 1 Maret 1906 lahir ordonansi yang menetapkan Padang sebagai daerah Cremente (STAL 1906 No.151) yang berlaku 1 April 1906.
Pada 9 Maret 1950, Padang dikembalikan ke tangan RI yang merupakan negara bagian melalui SK. Presiden RI Serikat (RIS), No.111 tanggal 9 Maret 1950.
Surat Keputusan Gubernur Sumatera Tengah No. 65/GP-50, tanggal 15 Agustus 1950 menetapkan Pemerintahan Kota Padang sebagai suatu daerah otonom sementara menunggu penetapannya sesuai UU No. 225 tahun 1948. Saat itu kota Padang diperluas, kewedanaan Padang dihapus dan urusannya pindah ke Walikota Padang. Pada 29 Mei 1958. Gubernur Sumatera Barat melalui Surat Keputusan No. 1/g/PD/1958 secara de facto menetapkan kota Padang menjadi ibukota propinsi Sumatera Barat.
Tahun 1975 secara de jure Padang menjadi ibukota Sumatera Barat, yang ditandai dengan keluarnya UU No.5 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah. Kotamadya Padang dijadikan daerah otonom dan wilayah administratif yang dikepalai oleh seorang Walikota.
Pendidikan
Pada tahun 2003 Padang memiliki 354 sekolah dasar negeri dan 60 sekolah dasar swasta, 35 SLTP negeri dan 38 SLTP swasta, 14 SMU negeri dan 31 SMU swasta. Perguruan tinggi yang ada sebanyak 61 buah terdiri atas universitas, institut, akademi dan politeknik. [1] Empat perguruan tinggi negeri yang bertempat di kota Padang adalah Universitas Andalas, Universitas Negeri Padang, Politeknik Negeri Padang dan Institut Agama Islam Negeri Imam Bonjol. Universitas Andalas yang didirikan pada tahun 1957 merupakan universitas tertua di luar Jawa. Setelah sebelumnya tersebar di beberapa tempat di kota Padang, kampus baru telah dibangun di bukit Limau Manis di sebelah timur Kota Padang. Universitas Negeri Padang sebelumnya bernama IKIP Padang memiliki kampus di Air Tawar.
dan sekarang(2009)kampus Universitas Andalas yang berlokasi di Jln.Proklamasi no 77 di gunakan sebagai kampus yang bersistem reguler mandiri atau yang di sebut dengan extensi yaitu jalur penerimaan mahasiswa diluar tes SPMB.
Perhubungan
Ada tiga ruas jalan utama yang menghubungkan Padang dengan kota-kota lain di Sumatera. Jalan ke utara menghubungkan Padang dengan Bukittinggi, dan di sana bercabang ke Medan dan Pekanbaru. Terdapat pula cabang jalan di dekat Lubuk Alung ke arah Pariaman. Jalan ke timur menuju Solok tersambung dengan Jalan Lintas Sumatera. Jalan ke selatan melintasi pantai barat Sumatera menghubungkan Padang dengan daerah Kerinci dan Bengkulu, melalui Kota Painan.
Terminal Regional Bingkuang (TRB) berada di Air Pacah selesai dibangun tahun 1999. Terminal ini menggantikan Terminal Lintas Andalas di Olo Ladang. Penggunaan TRB ini tidak seperti yang diharapkan, dan sampai beberapa tahun sesudahnya belum juga dapat menggantikan terminal lama.[2]
Penemuan cadangan batubara di Sawahlunto pada mendorong Pemerintah Hindia Belanda membangun rel kereta api, yang diselesaikan pada 1896. Jalur kereta api ini selain menghubungkan Padang dengan Sawahlunto, juga mencapai Pariaman, Bukittinggi dan Payakumbuh. Saat ini rel kereta api yang aktif hanyalah jalur Pariaman-Padang untuk kereta api wisata, dan Teluk Bayur-Indarung untuk pengangkutan semen.
Angkutan dalam kota dilayani oleh bis kota, mikrolet dan taksi. Selain itu di pusat kota masih dapat ditemukan bendi (sejenis kereta kuda), sedangkan ojek biasanya beroperasi di perumahan dan pinggiran kota.
Pelabuhan di Teluk Bayur melayani pengangkutan laut baik ke kota-kota lain di Indonesia maupun ke luar negeri. Pelabuhan ini dibuka pada 1892 dan dulunya bernama Emmahaven. Pelabuhan Muara Padang yang sampai abad ke-19 menjadi pusat pelayaran saat ini berfungsi sebagai tempat sandar kapal-kapal yang lebih kecil. Kedua pelabuhan ini dikelola PT Pelindo II.
Sampai tahun 2005 bandar udara Tabing melayani perhubungan udara Padang dengan kota-kota lain. Dengan selesainya pembangunan Bandar Udara Internasional Minangkabau[3] di Ketaping, Kabupaten Padang Pariaman, penerbangan sipil dialihkan ke bandara baru tersebut.
Perindustrian
Di Padang berdiri sebuah pabrik semen bernama PT Semen Padang yang saat ini masih aktif berproduksi. Pabrik semen ini didirikan tahun 1910 dan yang pertama di Indonesia bahkan Asia Tenggara. Dari pabriknya di daerah Indarung, semen yang sudah dikemas lalu dikirim lewat jalur kereta api ke pelabuhan Teluk Bayur untuk selanjutnya diedarkan ke seluruh Indonesia.
Pariwisata
Padang dikenal dengan legenda Siti Nurbaya dan Malin Kundang. Di bukit Muara, terdapat kuburan Siti Nurbaya dengan sebuah jembatan yang juga bernama Siti Nurbaya, sedangkan di pantai Air Manis terdapat batu Malin Kundang. Lokasi ini relatif ramai dikunjungi wisatawan di kala sore hingga malam hari.
Museum Adityawarman mengkhususkan diri pada sejarah dan budaya suku Minangkabau, Mentawai dan suku Nias.
Beberapa jam dari pantai Padang kearah Teluk Bayur terdapat pantai Caroline dan sebuah resort Wisata bernama Sikuai Resort. Di sore hari pantainya terkadang dilewati sekawanan lumba-lumba yang menambah daya tarik wisata.
Kota ini terkenal akan masakan Padang, seperti Gulai, Rendang, Karupuak Sanjai, Nasi Kapau dan Sate Padang. Restoran Padang banyak terdapat di seluruh kota besar di Indonesia. Meskipun begitu yang dinamakan sebagai masakan Padang sebenarnya dikenal oleh suku Minangkabau secara umum.
Surat Kabar
Kota Padang, sejak zaman Hindia-Belanda terkenal dengan kota surat kabar. Hal ini dikarenakan banyaknya surat kabar yang terbit di kota ini, disamping penduduknya yang merupakan salah satu pembaca surat kabar tertinggi di Indonesia.
Sumatera Courant merupakan koran pertama yang terbit di Padang, bahkan Sumatera. Koran ini pertama kali diterbitkan pada tahun 1859. Setelah itu kota Padang banyak menerbitkan koran-koran berbahasa Melayu maupun Belanda, diantaranya Padangsche Nieuws en Advertentieblad (17 Desember 1859) oleh R.H. Van Wijk Rz, Padangsche Handelsblad (1871) oleh H.J. Klitsch & Co, Bentara Melayu (1877) oleh Arnold Snackey, Pelita Kecil (1 Februari 1886) pimpinan Mahyuddin Datuk Sutan Marajo, Pertja Barat (1892) di bawah pimpinan Dja Endar Moeda, De Padanger (1900) oleh J. van Bosse, dan Warta Berita (1901), surat kabar berbahasa Indonesia pertama yang didirikan oleh Mahyuddin Datuk Sutan Marajo. Hingga saat ini kota Padang juga masih menjadi salah satu kota penerbitan surat kabar terbesar di Indonesia, diantara yang cukup terkenal adalah Haluan dan Singgalang.

PADANG KOTA TERCINTA

Kota Padang adalah salah satu Kota tertua di pantai barat Sumatera di Lautan Hindia. Menurut sumber sejarah pada awalnya (sebelum abad ke-17) Kota Padang dihuni oleh para nelayan, petani garam dan pedagang. Ketika itu Padang belum begitu penting karena arus perdagangan orang Minang mengarah ke pantai timur melalui sungai-sungai besar. Namun sejak Selat Malaka tidak lagi aman dari persaingan dagang yang keras oleh bangsa asing serta banyaknya peperangan dan pembajakan, maka arus perdagangan berpindah ke pantai barat Pulau Sumatera.
Suku Aceh adalah kelompok pertama yang datang setelah Malaka ditaklukkan oleh Portugis pada akhir abad ke XVI. Sejak saat itu Pantai Tiku, Pariaman dan Inderapura yang dikuasai oleh raja-raja muda wakil Pagaruyung berubah menjadi pelabuhan-pelabuhan penting karena posisinya dekat dengan sumber-sumber komoditi seperti lada, cengkeh, pala dan emas.
Kemudian Belanda datang mengincar Padang karena muaranya yang bagus dan cukup besar serta udaranya yang nyaman dan berhasil menguasainya pada Tahun 1660 melalui perjanjian dengan raja-raja muda wakil dari Pagaruyung. Tahun 1667 membuat Loji yang berfungsi sebagai gudang sekaligus tangsi dan daerah sekitarnya dikuasai pula demi alasan keamanan.
Selanjutnya :

7 Agustus 1669,
puncak pergolakan masyarakat Pauh dan Koto Tangah melawan Belanda dengan menguasai Loji-Loji Belanda di Muaro, Padang. Peristiwa tersebut diabadikan sebagai tahun lahir kota Padang.
20 Mei 1784
Belanda menetapkan Padang sebagai pusat kedudukan dan perdagangannya di Sumatera Barat. Padang menjadi lebih ramai setelah adanya Pelabuhan Teluk Bayur.
31 Desember 1799.
Seluruh kekuasaan VOC diambil alih pemerintah Belanda dengan membentuk pemerintah kolonial dan Padang dijadikan pusat kedudukan Residen.

1 Maret 1906.
Lahir ordonansi yang menetapkan Padang sebagai daerah Cremente (STAL 1906 No.151) yang berlaku 1 April 1906.

9 Maret 1950.
Padang dikembalikan ke tangan RI yang merupakan negara bagian melalui SK. Presiden RI Serikat (RIS), No.111 tanggal 9 Maret 1950.

15 Agustus 1950.
SK. Gubernur Sumatera Tengah No. 65/GP-50, tanggal 15 Agustus 1950 menetapkan Pemerintahan Kota Padang sebagai suatu daerah otonom sementara menunggu penetapannya sesuai UU No. 225 tahun 1948. Saat itu kota Padang diperluas, kewedanaan Padang dihapus dan urusannya pindah ke Walikota Padang.

29 Mei 1958.
SK. Gubernur Sumatera Barat No. 1/g/PD/1958, tanggal 29 Mai 1958 secara de facto menetapkan kota Padang menjadi ibukota propinsi Sumatera Barat.

Tahun 1975
Secara de jure Padang menjadi ibukota Sumatera Barat, yang ditandai dengan keluarnya UU No.5 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, dengan Kotamadya Padang dijadikan daerah otonom dan wilayah administratif yang dikepalai oleh seorang Walikota.*
Pada awalnya luas Kota Padang adalah 33 Km2, yang terdiri dari 3 Kecamatan dan 13 buah Kampung, yaitu Kecamatan Padang Barat, Padang Selatan dan Padang Timur. Dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1980 tanggal 21 Maret 1980 wilayah Kota Padang menjadi 694,96 Km2, yang terdiri dari 11 Kecamatan dan 193 Kelurahan. Dengan dicanangkannya pelaksanaan otonomi daerah sejak Tanggal 1 Januari 2001, maka wilayah administratif Kota Padang dibagi dalam 11 Kecamatan dan 103 Kelurahan. Dengan Keluarnya Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Pembentukan organisasi Kelurahan Maka jumlah Kelurahan di Kota Padang menjadi 104 Kelurahan.

MACAM ULAR BERBISA YANG DI TAKUTI


Tanpa ragu lagi, Inland Taipan adalah ular yang paling beracun di dunia. Menggigit dan dapat membunuh orang dalam beberapa menit. Jika tanpa bantuan medis yang segera korbannya memiliki kesempatan yang tipis untuk hidup. Umumnya Taipans secara seragam berwarna zaitun atau coklat tua, kepala yang agak gelap dan panjang. Rata-rata Taipan adalah 1,8 meter dan maksimum 3,7 meter dan sebagian besar ditemukan di Northern Australia dan Southern New Guinea. Beberapa spesies juga ditemukan di Australia Tengah dan New Guinea .


Cobra Filipina adalah posisi kedua ular paling mematikan. Kecil dalam ukuran tapi adalah salah satu ular yang paling beracun di dunia. Racunnya adalah suatu neurotoksin yang mempengaruhi fungsi jantung dan pernapasan dan dapat menyebabkan kelumpuhan neurotoksisitas dan pernafasan dan kematian dalam hampir 30 menit. Cobra Filipina mampu menyemprotkan racun mereka hingga tiga meter. Panjang biasanya rata-rata adalah hingga 100 sentimeter, kebanyakan ditemukan di pulau Luzon, Mindoro, Catanduanes dan Masbate.


Indian Krait adalah ular ketiga dalam daftar ular paling berbahaya. Termasuk yang paling berbisa, sisik vertebral membesar heksagonal dan ada palang-palang putih sempit di bagian belakang. Lehernya adalah tidak jelas dan secara kasat mata berwarna hitam. Tubuhnya panjang dan silindris dan ekornya panjang. Ular ini hitam berkilau atau kebiru-biruan di bagian atas dengan pasangan palang-palang putih sempit tidak jelas atau tidak ada anterior. Racunnya 16 kali lebih efektif dari racun kobra, kebanyakan ditemukan di India, Srilanka dan Pakistan.


Panjang hingga 22 kaki raja kobra adalah ular beracun terpanjang di dunia. King Cobra banyak ditemukan di hutan Asia Timur dan India selatan. Jangka hidup rata-rata ular ini adalah 20 tahun. Cobra menggunakan ular kecil lainnya, kadal dan burung sebagai makanan. Cobra mampu membunuh seorang manusia dengan hanya gigitan tunggal. Ular ini tampaknya memiliki intelijensi tingkat tinggi dunia hewan. Bisa menghindari dan menyerang ular berbisa lain karena takut digigit. King Cobra betina membangun sarang kemudian bertelur didalamnya. Dia penjaga sarang yang sangat agresif terhadap apa pun yang mendekati sarang.


Black Mamba adalah yang kelima dalam daftar paling berbahaya. Termasuk ular berbisa terpanjang di Afrika, rata-rata sekitar 2,5 meter (8,2 kaki), dan kadang-kadang tumbuh sampai dengan 4,3 meter (14 kaki). Namanya berasal dari warna hitam. Mamba menggunakan kecepatan yang luar biasa untuk menghindari ancaman, bukan untuk berburu mangsa. Mamba mampu mencapai kecepatan sekitar 20 kilometer per jam (12 mph), perjalanan dengan sepertiga tubuhnya terangkat dari tanah. Black Mambas ditemukan di sabana Afrika dan hutan terbuka.

Matador, Banteng dan Warna Merah



Orang sering kali diingatkan untuk hati-hati jika berdekatan dengan banteng jika mengenakan baju berwarna merah. Apakah warna merah memang membuat banteng marah? Faktanya, banteng tidak dapat melihat dengan sempurna, karena Buta Parsial. Apa yang menyebabkan seekor banteng terganggu adalah, karena seseorang melambaikan kain tepat di depan wajahnya. Pandangan terhadap warna adalah subyek yang menipu. Di dalam pandangan manusia memiliki batang mata yang sensitif terhadap cahaya, tetapi tidak menyediakan informasi mengenai warna. Tetapi banteng punya, dan bekerja baik dalam cahaya redup atau gelap. Seperti saat melihat di malam hari, persepsi warna menjadi buram karena gelap. Batang mata manusia dilengkapi dengan tiga jenis sel kerucut, masing-masing sensitif terhadap panjang gelombang cahaya yang berbeda, gelombang merah, hijau, dan biru. Setiap warna yang kita tahu, dapat direpresentasikan sebagai kombinasi dari warna dasar tersebut. Ketika sesuatu yang tidak beres dengan aspek pandangan dasar ini, maka menghasilkan kebutaan warna, yang biasanya berupa ketidakmampuan yang tidak lengkap untuk membedakan warna, daripada mempersempit rentang warna yang dapat dirasakan. Manusia memiliki pandangan warna umum seperti dalam ikan, reptil, amfibi, dan burung. Beberapa binatang melihat lebih banyak warna dari yang kita dapat, misalnya lebah.
Buta Parsial
Persepsi warna merupakan respon otak atas stimulus yang diterima oleh retina. Telah diidentifikasi 3 jenis sel fotoreseptor kerucut (yang diperlukan untuk dapat membedakan warna) yakni biru, hijau, dan merah. Dibutuhkan minimal 2 sel untuk dapat membedakan warna, dan pada penglihatan warna normal dibutuhkan ketiganya. Buta warna biasanya disebabkan oleh faktor keturunan. Dari faktor keturunan ini yang paling sering ditemukan adalah defek sel merah-hijau. Buta warna ini berkaitan dengan gen X resesif, jadi diturunkan oleh ibu (tidak harus mengalami buta warna, karena gen bersifat resesif) kepada anak laki-lakinya. Pada seseorang dengan buta warna parsial, dapat mengalami defek pada sel kerucut merah ataupun hijau sehingga tidak dapat mempersepsi warna tersebut dan turunannya, juga sulit membedakannya.
Penyebab banteng ga suka kain warna merah sendiri karena sebenernya banteng itu ga suka lambaian kainnya, bukan warna kainnya itu sendiri. Banteng punya penyakit buta parsial yang dia ga bisa ngeliat warna/buta warna. Tapi karena matador emang udah biasa pake kain merah sebagai alat untuk aksinya melawan banteng, kita menganggap warna merah lah yang ngebuat si banteng ngamuk.

Label

free counters